TUGAS BAHASA INDONESIA " MERESUME BUKU "
Resume Buku "Mengenal Demokrasi Dan Politik Untuk Pemula"
Nama : Rela Agustina
Kelas : XII MIPA 4
Absen : 22
Resume Buku "Mengenal Demokrasi dan Politik untuk Pemula"
Penulis : Mouliza K.D Sweinstani & Khanif Idris
Apa yang ada di benak kalian ketika mendengar kata "politik"? Sebenarnya, politik bukan hanya perihal presiden, anggota legislatif, dan pemilihan kepala daerah semata. Politik sesungguhnya tentang seni mengatur kehidupan manusia, yang tidak selalu berkutat dalam perkara pemerintahan, lembaga negara, hubungan antarnegara, pemilu, dan lain sebagainya, lho!
Politik pada kenyataannya berkaitan erat dengan setiap aspek dalam keseharian kita, dari mulai bangun tidur hingga kita akan tidur lagi. Kok bisa? Misalnya, sebagai seorang pelajar atau mahasiswa, saat bangun tidur kita harus bergegas bersiap diri karena harus memulai aktivitas seperti sekolah, kuliah, bimbingan belajar atau bimbingan skripsi. Kegiatan ini tentunya kita lakukan karena kita terikat oleh sebuah aturan/norma di sekolah atau kampus.
Secara sederhana, politik dapat diartikan sebagai usaha untuk menggapai kehidupan yang lebih baik. Jika kalian pernah mendengar istilah dalam bahasa Jawa: "gemah ripah loh jinawi, toto tentrem kerta raharja", maka itulah yang menjadi tujuan dari politik, yaitu kehidupan yang subur, makmur, tertib, tenteram, sejahtera, dan berkecukupan. Politik sejatinya bertujuan untuk menciptakan kesejahteraan dan ketertiban hidup manusia dalam kehidupan kolektifnya, melalui pengaturan yang dibuat oleh pihak-pihak yang memiliki kekuasaan dan kewenangan untuk mengatur hal tersebut. Karena itu, politik sejatinya merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat yang tidak dapat dihindarkan.
Istilah "politik" sering kali disandingkan dengan kata "demokrasi". Demokrasi adalah sistem dan nilai yang dianut oleh Indonesia dan sebagian besar negara di dunia saat ini. Peran pemegang kekuasaan dalam keadilan bagi siapa saja mendesak kehadiran sistem politik yang memungkinkan terwujudnya kebebasan hak asasi manusia. Demokrasi, yang memberikan kekuasaan tertinggi kepada rakyat, hadir sebagai pendobrak celah peluang bagi penguasa absolut untuk melakukan kesewenang-wenangan.
Henry B. Mayo berpendapat bahwa ada enam ciri dari nilai-nilai demokrasi, yaitu :
1. Penyelesaian perselisihan secara damai dan secara melembaga;
2. Menjamin terselenggaranya perubahan secara damai dalam suatu masyarakat yang sedang berubah;
3. Menyelenggarakan pergantian pemimpin secara teratur;
4. Membatasi penggunaan kekerasan sampai minimum;
5. Mengakui serta mengganggap wajar keberagaman, dan;
6. Menjamin tegaknya keadilan.
Pelaksanaan pemilu di Indonesia adalah lembaga yang menjadi penyelenggaranya. Secara sederhana, pemilu adalah sebuah mekanisme memilih pemimpin atauwakil rakyat yang melibatkan partısipası warga negara di dalamnya. Warqa negara memiliki hak untuk menentukan siapa yang akan memimpin ataumewakili dirinya dalam proses politik dan proses bernegara. Sistem politik di Indonesia dari tahun ke tahun berbeda.
Tidak sedikit orang di lingkungan terdekat kita yang tidak suka berbicara politik karena berbagai alasan. Pertama, ada yang menganggap membicarakan politik sebagai hal yang tabu karena tema itu sensitif. Pada masa lalu, ketika Indonesia masih berada di masa Orde Lama maupun Orde Baru, mungkin pendapat itu ada benarnya. Mengungkapkan pendapat di depan umum jika tidak sesuai dengan keinginan pemerintah, bisa berujung pada sanksi berat seperti dipenjara. Kedua, politik itu dianggap praktik yang tidak bersih dan penuh dengan tipu daya. Ada istilah populer yang menyebut, politik itu kotor. Pandangan-pandangan yang kurang baik tentang politik ini yang kelak membuat banyak orang memandang buruk dengan sebelah mata. Padahal, politik sebagai ilmu mengajarkan kebaikan kepada manusia.

Komentar
Posting Komentar