KASIH SAYANG SEORANG NENEK KEPADA CUCUNYA


Di ufuk timur, matahari belum tampak. Udara pada pagi hari terasa dingin Alam pun masih diselimuti embun pagi. Seorang anak yang merindukan kasih sayang sosok ibunya. Ia adalah anak yang terlantar, namanya Rela.

la tinggal bersama seorang neneknya. Ia adalah salah satu cucu yang paling disayangi oleh neneknya. Ayahnya selalu sibuk bekerja dan tidak punya perhatian lebih kepada anaknya. Sedangkan ibunya juga sibuk bekerja diluar kota.

Saat itu, Rela yang masih berumur 8 tahun dan juga masih mem butuhkan kasih sayang dari orangtuanya. Rela selalu merasa dirinya kurang kasih sayang dari orangtuanya. Setiap hari dia saling memberi kabar lewat telepon dengan ibunya. Rela berbicara kepada ibunya bahwa dia merindukan sosok ibunya didekatnya.

Namun, Jarak dan waktu telah menghalangi Rela dan ibunya untuk bisa berkumpul bersama. Ibunya selalu memikirkan bagaimana caranya mencukupi kebutuhan anaknya. Ibu Rela berusaha sekuat tenaga mencari uang untuk kehidupan anaknya.

Meskipun begitu, Rela sadar bahwa masih ada nenek yang selalu menyayanginya. Nenek Rela yang selalu memikirkan nasib cucunya yang malang. Nenek Rela juga berusaha menjadi sosok ibu untuk Rela. Karena sadar bahwa ayah Rela yang tidak peduli dengan kondisi anaknya.

Waktu pun berputar semakin cepat. Rela tumbuh menjadi gadis remaja. la selalu berbakti kepada orangtuanya. la juga tidak pernah lupa dengan sosok neneknya yang selalu ada didekatnya. la setiap hari membantu pekerjaan rumah dan tidak pernah mengeluh sedikitpun. Rela berusaha berterimakasih kepada neneknya.

Hingga akhirnya, nenek Rela tiba-tiba sakit keras. Rela bingung dengan keadaan neneknya pun segera menghubungi Ibunya untuk segera pulang. Ibunya memberitahu bahwa dia akan pulang.

Sudah beberapa hari neneknya sakit-sakitan. Kondisinya sangat Rela lemah dan tidak berdaya. Rela yang masih disekolah tiba-tiba dijemput oleh tantenya. Tantenya bilang bahwa neneknya sakit dan dibawa ke rumah sakit.

Sesampainya dirumah, Rela terkejud dengan adanya bendera warna merah didepan rumahnya. Rela bergegas mencari neneknya. Ternyata neneknya sudah terbaring di bawah dan diselimuti. Rela yang mengetahui bahwa neneknya sudah tiada sangat terluka dengan kepergian neneknya. Rela menjerit dan menangis sambil memeluk erat tubuh neneknya.

Rela sangat sedih dengan kejadian itu. Karena nenek yang selalu menyayanginya dan selalu ada didekatnya pergi meninggalkannya seumur hidup. Akhirnya, Rela harus ikut tinggal bersama Ibunya. Mereka tinggal satu rumah dirumah neneknya. Rela mengerti betapa pentingnya nenek dalam hidupnya.

Komentar